Fairing Hammerhead Evolution Milik Ducati Diprotes Oleh Pabrikan Jepang

Braders,… teknologi di MotoGP terus berkembang dan terus meningkat dari tahun ke tahun,… gimana gak berkembang mesin semakin keceng pasti butuh keseimbangan teknologi lainnya. Bahkan sampai bentuk fairing juga berpengaruh lhooo… karena fairing ini berkaitan erat dengan aerodinamika. Paling getol dengan desain fairing adalah Ducati yang notabene pabrikan asal Italia. Oia,… motor Ducati itu udah kenceng pakai buangettt makanya soal urusan dapur pacu udah tinggal pengembangan sedikit saja, masalah dengan sasis sudah bisa mereka atasi.

Fairing hammerhead evolusi inilah yang benar-benar lagi dikembangkan oleh Ducati, bahkan beberapa seri balap terakhir sudah menunjukan hasil yang bagus pakai banget bro… hanya sayangnya Ducati mulai terkendala regulasi, kritikan pedas mulai berdatangan, Terutama pabrikan Jepang. Sampe-sampe pabrikan Jepang di MotoGP mengajukan usulan ke Dorna untuk kembali melarang apapun model winglets… walah… walahhh….

Tentu saja dengan adanya protes tersebut membuat bos Ducati, Gigi Dall’Igna menjadi kecewa dengan hal tersebut. “Jepang bisa saja melarang winglets, tapi mereka tidak bisa menghentikan kami dari berpikir dan berinovasi. Pabrikan Jepang menyebutkan bahwa winglets berbahaya,” luapan kekecewaan Dall’Igna.

Nahhh lhooo,… mustinya kalau memang ini dirasa baik tinggal ikut mengembangkan saja dong,… ahhh… namanya juga kompetitor pasti gengsi dong hahahaha…. Pabrikan Jepang harus sadar akan pentingnya aerodinamika di MotoGP. Tapiiii…. untuk mewujudkan hal ini, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit alias budget yang tinggi. Riset demi riset di wind tunnel dengan biaya mahal, wajib rutin dilakukan lhooo…. jangan-jangan Jepang tidak memiliki budget riset yang tinggi, beda halnya dengan Ducati yang disokong produsen rokok dan siap membiayai riset besar-besaran alias dana unlimited.

“Kebenaran adalah bahwa kita (Ducati) bergerak lebih cepat dan akan terus meningkatkan lebih banyak dan lebih. Kami orang Italia lebih cepat untuk memecahkan masalah. Kami para insinyur di Bologna melawan ribuan otak Jepang. Tapi kita punya kecerdikan dalam menemukan dan imajinasi. Mereka (pabrikan Jepang) juga mengerti bahwa harus fokus pada aerodinamika, tapi itu akan memakan waktu namun kami sudah jauh mempelajari,” ungkap bos Gigi Dall’Igna.

Waalahh… walahhh…. makin seru aja nih MotoGP… apalagi seri terakhir minggu lalu dimenangkan oleh Dovi yang notabene menggunakan motor Ducati…. Jepang makin fanas dalam nihhh….

Leave a Reply